You are here
Real name:
Name
- Name
- imron
Personal details
- Web
- https://ngopimasi.com
- Short Bio
- Raja-raja yang Bertakhta di Sriwijaya Berbicara tentang kerajaan di nusantara, tidak lengkap rasanya jika tidak membahas bagian kehidupan politiknya ya buddies. Kehidupan politik kerajaan mesti dapat dilihat dari raja-raja yang tahu berkuasa di kerajaan tersebut. Berikut ini kita simak yuk, beberapa raja yang diketahui pernah berkuasa di Sriwijaya: Raja Daputa Hyang Dalam peninggalan Kedukan Bukit, Raja Daputa Hyang diketahui sebagai salah satu raja Sriwijaya. Masa pemerintahan ditandai dengan pencamplokan daerah kekuasaan sampai ke tanah Jambi. Raja Balaputradewa Adapun raja yang terkenal dari Kerajaan Sriwijaya adalah raja Balaputradewa. Dia berkuasa pada abad ke-9 atau pada tahun 850-an M. Pada saat pemerintahannya, Sriwijaya banyak mengalami kemajuan bahkan bisa dibilang merupakan waktu puncak kerajaan tersebut. Alasan yang mendorong kejayaannya adalah disebabkan terjalinnya hubungan persekutuan dengan armada laut kerajaan Cina dan India. Hubungan persekutuan inilah yang menjadikan kokohnya armada laut Sriwijaya. Selain itu, melimpahnya pendapatan dari upeti para raja yang dulu ditaklukan serta biaya cukai dari kapal-kapal asing semakin menciptakan Sriwijaya berada di puncak keemasannya. Kemajuan pada masa Balaputradewa juga terjadi dalam bidang pendidikan dan pengembangan agama Buddha lho. Dalam tulisan I Tsing, diperoleh bahwa Sriwijaya merupakan pusat agama Buddha. Disebutkan bahwa seorang pemuka agama yang terkenal bernama Sakyakirti adalah pemuka agama yang berasal dari kerajaan tersebut. Bahkan, dulu semua guru dari Cina yang hendak mempelajari agama Buddha ke India diwajibkan singgah di Sriwijaya untuk belajar agama Buddha. Akan tetapi, semua masalah yang dihadapi Sriwijaya pada sekitar abad ke-12, menjadikan Sriwijaya mengalami keruntuhan. Nah, Faktor runtuhnya Sriwijaya kita bahas di subjudul berikutnya ya.. Hancurnya Kerajaan Sriwijaya Melihat dari sejarahnya, Sriwijaya telah dikenal dalam hal ekonomi. Sayangnya, baik dalam urusan ekonomi tidak menjamin kejayaan Kerajaan Sriwijaya ya. Kegagalan perluasan wilayah perdagangan jadi suatu kemunduran kerajaan tersebut. Kemunduran Kerajaan Sriwijaya ini terjadi pada abad ke-12. Kemundurunnya diawali dengan kelaurnya beberapa wilayah kekuasaan serta gempuran dari sebagian kerajaan lainnya. Wilayah kekuasaannya meliputi Tanah Genting Kra, Jambi, Ligor hingga Sunda satu per satu lepas dari kekuasaan Sriwijaya. Alasan lain memudar Sriwijaya adalah gempuran dari Kerajaan Medang Kamulan, Jawa Timur pada tahun 909 M. Serbuan dari kekuasaan lain turut menjadi penyebab kemunduran Sriwijaya. Pada tahun 1023 M dan 1030 M contohnya, serangan datang dari Kerajaan Colomandala dari India. Akhir kekuasaan Sriwijaya terjadi saat Majapahit sukses mengalahkan Sriwijaya pada tahun 1477 M. Runtuhnya Sriwijaya menimbulkan kerajaan-kerajan maritim lainnya di wilayah Sumatra. Samudera Pasai, Paseh, Perlak dan Lamuri satu per satu muncul menjadi kerajaan maritim yang turut bagian dalam proses perdagangan di Selat Malaka. Setelah mengikuti penjelasan di atas, kamu jadi mengetahui kan jika Sriwijaya adalah sebuah kerajaan besar yang memiliki peranan penting dalam sejarah keberadaan Indonesia. Akan tetapi, informasi serta fakta tentang Sriwijaya malah didapat bukan didasari sumber dari Indonesia, melainkan sumber dari Arab dan Cina. Hanya namanya saja yang masyhur dimana-mana, tapi tidak banyak bukti serta peninggalan yang menjelaskan sejarah keberadaannya. Sayang sekali ya, jika fakta mengenai sejarah bangsa kita hilang begitu saja… Nah, sesudah membaca sejarah Kerajaan Sriwijaya kalian menjadi lebih paham kehidupan di masa itu, dan tentunya kalian jadi makin cinta Indonesia dengan semua macam budaya dan sejarahnya dong. Semoga penjelasan ini bermanfaat ya. sumber : ngopimasi.com
History
- Member for
- 7 years 2 months